Fokus Update The Advanced Trauma Life Support (ATLS) 11th Edition

Fokus Update The Advanced Trauma Life Support (ATLS) 11th Edition


ATLS 11th Edition (2025) merupakan pembaruan paling signifikan dalam sejarah program ini, dirancang ulang oleh lebih dari 200 pakar trauma dari 20+ negara untuk merespons bukti ilmiah terkini dan kebutuhan praktik klinis modern . Berikut ringkasan fokus perubahan utama.

## 1. Perubahan Paradigma: xABCDE

Perubahan paling fundamental adalah modifikasi algoritma penilaian awal dari **ABCDE** menjadi **xABCDE** .

| Komponen | Deskripsi |

|----------|-----------|

| **x** (Exsanguinating Hemorrhage) | **Prioritas baru:** kontrol perdarahan eksternal masif sebelum Airway. |

| **A** (Airway) | Manajemen jalan napas kontekstual; hindari intubasi dini pada pasien tidak stabil. |

| **B** (Breathing) | Penilaian ventilasi dan oksigenasi. |

| **C** (Circulation) | Resusitasi balanced dengan produk darah. |

| **D** (Disability) | Penilaian neurologis dengan fokus pencegahan cedera otak sekunder. |

| **E** (Exposure) | Pemeriksaan kepala hingga ujung kaki; manajemen termoregulasi. |

**Rasional:** Perdarahan tak terkendali merupakan penyebab kematian traumatik yang dapat dicegah. Bukti dari militer menunjukkan penggunaan tourniquet menurunkan fatalitas perdarahan ekstremitas hingga 85% . Konsep "treat the greatest threat to life first" tetap menjadi prinsip utama, namun kini dimulai dari perdarahan masif .

## 2. Damage Control Resuscitation

Edisi ke-11 secara formal mengadopsi **resusitasi kontrol kerusakan** sebagai pendekatan standar .

- **Hipotensi Permisif:** Tekanan darah dipertahankan pada tingkat rendah yang masih cukup untuk perfusi jaringan sampai perdarahan terkontrol .

- **Minimalkan Kristaloid:** Penggunaan cairan kristaloid dibatasi (250-500 mL bolus) untuk mencegah koagulopati dilusional dan asidosis . Kristaloid hanya sebagai cairan "jembatan" sampai produk darah tersedia .

- **Transfusi Dini & Balanced:** Aktivasi dini protokol transfusi masif dengan rasio **1:1:1** (PRBC, plasma, trombosit). Whole blood low-titer O negatif menjadi pilihan bila tersedia .

- **Tranexamic Acid (TXA):** Pemberian TXA dalam 3 jam pertama cedera. Dosis standar: 1 g bolus + 1 g infus. Pada TBI berat, dosis awal 2 g bolus .

### Penilaian Kebutuhan Transfusi Masif (ABC Score)

| Kriteria | Poin |

|----------|------|

| TD Sistolik ≤ 90 mmHg | 1 |

| Denyut Nadi ≥ 120/menit | 1 |

| FAST positif | 1 |

| Luka tembus di trunkus | 1 |

| **Skor ≥ 2 → aktivasi protokol transfusi masif**  | |

## 3. Manajemen Jalan Napas & Ventilasi

- **Videolaryngoscopy** kini direkomendasikan sebagai alat utama untuk intubasi, bukan hanya alat bantu .

- **Pendekatan Kontekstual:** Intubasi segera **tidak dianjurkan** pada pasien tidak stabil hemodinamik, karena agen induksi dapat memperburuk hipotensi .

- **Persiapan Pre-intubasi:** Resusitasi volume, oksigenasi, dan kesiapan vasopressor untuk mencegah hipotensi peri-intubasi .

- **ETCO2 & Capnography:** Wajib dikonfirmasi dan dipantau terus menerus .

## 4. Manajemen Neurologis & Cedera Otak Traumatik

### Spinal Motion Restriction (SMR)

Istilah **Spinal Immobilization** diganti dengan **Spinal Motion Restriction**. Routine collar **tidak diindikasikan** pada trauma tembus atau pasien risiko rendah .

### Target Neuroprotektif TBI

| Parameter | Target |

|-----------|--------|

| TD Sistolik (usia 15-49 atau >70 tahun) | ≥ 110 mmHg  |

| TD Sistolik (usia 50-69 tahun) | ≥ 100 mmHg  |

| Saturasi Oksigen | > 94%  |

| Normotermia | 36-37.4°C  |

| PCO₂ (ventilasi terkontrol) | 30-35 mmHg  |

### Neuroworsening

Istilah baru untuk **penurunan neurologis akut** yang membutuhkan evaluasi ulang segera (drop 2+ poin pada GCS motorik, abnormalitas pupil baru) .

### GCS & Pencitraan

- **GCS ≤ 12** → CT kepala urgensi (dibaca dalam 1 jam) .

- Penilaian GCS dengan pendekatan **trend dan komponen scoring** .

## 5. Perubahan pada Populasi Khusus

### Pasien Geriatri

- **Trauma-Specific Frailty Index (TSFI)** untuk prediksi outcome .

- Hipotensi didefinisikan sebagai **TD Sistolik < 110 mmHg** (bukan 90) .

- Bahasan polifarmasi dan antikoagulan .

### Trauma pada Kehamilan

Istilah **"Perimortem Cesarean Delivery"** diganti menjadi **"Resuscitative Cesarean Delivery"** , dengan tekanan pada stabilisasi maternal terlebih dahulu . Indikasi: **henti jantung pada ibu dengan fundus setinggi/melewati umbilicus** .

### Pasien Pediatrik

- Penggunaan **tube endotrakeal berkaf** dengan pemilihan ukuran tepat .

- Protokol transfusi masif spesifik pediatrik .

- **Target diuresis:** 1 mL/kg/jam .

### Pasien Luka Bakar

| Parameter | ATLS 10 (2018) | ATLS 11 (2025) |

|-----------|----------------|----------------|

| Formula Parkland | 2 mL × BB(kg) × %TBSA dalam 24 jam | 2 mL × BB(kg) × %TBSA dalam **16 jam**  |

| Inisiasi Resusitasi | Setelah perhitungan TBSA | **Segera** 500 mL/jam RL sampai perhitungan selesai  |

| Target Diuresis | 0.5 mL/kg/jam | 0.5 mL/kg/jam, **adjust tiap jam ±10-30%** berdasarkan output  |

## 6. Bab & Topik Baru

Edisi ke-11 memiliki struktur baru dengan 3 bagian utama: 

- **Section I:** Evaluasi, Manajemen, dan Resusitasi Pasien Cedera (xABCDE)

- **Section II:** Trauma Systems and Patient-Centered Care (6 bab baru termasuk Trauma Systems, Injury Prevention, Trauma-Informed Care)

- **Section III:** Specific Injuries and Injury Patterns (termasuk bab baru: Penetrating Trauma, Ocular Injuries)

### Topik Kunci Baru

- **Trauma-Informed Care (TIC):** Pendekatan biopsikososial dengan "4 Rs" (Realize, Recognize, Respond, Resist re-traumatization). Menekankan **keselamatan psikologis** pasien dan kesejahteraan provider .

- **Komunikasi:** Struktur komunikasi tim baru (IMIST-AMBO handover, S-ABCDE-BAR transfer) .

- **Sistem Trauma:** Bab khusus tentang sistem trauma regional, triase, dan manajemen bencana .

## 7. Ringkasan Perubahan Kunci dari ATLS 10 (2018)

| Aspek | ATLS 10 | ATLS 11 (2025) |

|-------|---------|----------------|

| Algoritma | ABCDE | **xABCDE** (perdarahan didahulukan)  |

| Resusitasi | Crystalloid-heavy | **Balanced transfusion** 1:1:1  |

| Hipotensi | Target tekanan normal | **Permissive hypotension**  |

| Manajemen Spine | Immobilisasi rutin | **Selective SMR** (hindari collar pada trauma tembus)  |

| Laringoskopi | Direkomendasikan | **Videolaryngoscopy sebagai alat utama**  |

| Luka Bakar | Formula 24 jam | Formula **16 jam** + inisiasi segera  |

| GCS | Single score | **Trend + komponen scoring**  |

| Perdarahan | Bagian dari C (Circulation) | Prioritas **"x"** terpisah  |

---

**Catatan:** Informasi ini disusun berdasarkan berbagai sumber yang membahas ATLS 11th Edition (2025) . Untuk aplikasi klinis, selalu merujuk pada manual resmi ATLS 11 dari American College of Surgeons sebagai sumber utama .


Previous Post Next Post